ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. A DENGAN DEMAM TYPHOID DAN PENERAPAN KOMPRES AIR HANGAT DI RUANG RAWAT INAP PUSKESMAS KAWUNGANTEN

Nur Afifah Aini, S. Kep, 41121232006 and Ahmad Subandi, Ahmad Subandi (2025) ASUHAN KEPERAWATAN PADA An. A DENGAN DEMAM TYPHOID DAN PENERAPAN KOMPRES AIR HANGAT DI RUANG RAWAT INAP PUSKESMAS KAWUNGANTEN. Other thesis, UNIVERSITAS AL-IRSYAD CILACAP.

[thumbnail of 1. COVER - DAFTAR LAMPIRAN.pdf] Text
1. COVER - DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (670kB)
[thumbnail of 2. BAB 1.pdf] Text
2. BAB 1.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of 3. BAB 2.pdf] Text
3. BAB 2.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of 4. BAB 3.pdf] Text
4. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (160kB)
[thumbnail of 5. BAB 4.pdf] Text
5. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (164kB)
[thumbnail of 6. BAB 5.pdf] Text
6. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR LAMPIRAN.pdf] Text
7. DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of 8. LAMPIRAN.pdf] Text
8. LAMPIRAN.pdf

Download (469kB)

Abstract

Demam typhoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang dapat menular melalui makanan atau kontak langsung dengan fases atau urin yang menderita typhoid dengan menimbulkan gejala seperti demam satu minggu atau lebih disertai dengan gangguan pada saluran sistem pencernaan. Infeksi yang terjadi dapat menimbulkan seseorang mengalami hipertermi. Salah satu Tindakan yang cukup untuk mencegah hipertermi pada pasien demam typhoid adalah dengan kompres hangat. Tindakan kompres hangat merupakan sutu terapi yang dilakukan di beberapa bagian tubuh manusia salah satunya di dahi yang bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh. Tujuan Karya Ilmiah ini yaitu menggambarkan pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien demam typhoid dengn hipertermi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pendekatan asuhan keperawatan. Intervensi ini diberikan sebanyak 3x24 jam selama dua hari berturut-turut dengan durasi 10-15 menit. Hsil evaluasi sumatif yang didapat sebelum diberikan intervensi yaitu pasien mengalami hipertermi dengan suhu 39,4℃. Kemudian setelah diberikan intervensi kompres hangat diapatkan suhu tubuh menurun menjadi 38℃. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi kompres hangat efektif untuk menurunkan suhu tubuh.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Profesi Ners
Depositing User: yunitha
Date Deposited: 19 Jan 2026 07:18
Last Modified: 19 Jan 2026 07:18
URI: http://repository.universitasalirsyad.ac.id/id/eprint/988

Actions (login required)

View Item
View Item